Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Senin, 10 Maret 2014
Cinta Seorang Ibu Membantu Putrinya Belajar Di Bawah Lampu Jalan
![]() |
| Wu Weixiu membantu menyelesaikan PR putrinya di bawah lampu jalan yang lebih terang daripada di rumah mereka I english.peopledaily.com.cn |
Seorang ibu yang ditinggal cerai oleh suaminya dan memilih profesi tukang sapu jalan, hidup dalam kondisi ekonomi yang memprihatinkan. Di rumahnya lampu penerangan tidak seterang lampu jalan, sehingga ia membawa sekaligus putrinya setiap malam untuk membantu menyelesaikan PR-nya dibawah lampu jalan.
Dikutip dari english.peopledaily.com.cn, Tang Dingrui, usia 7 tahun, belajar di samping jalan di bawah lampu jalan setiap malam di kota Yibin, Cina barat daya, sementara ibunya, seorang pekerja sanitasi, membersihkan jalan di dekatnya.
Wu Weixiu, 38 tahun, telah bercerai, tinggal bersama ibunya yang berusia 60 tahun dan putri semata wayangnya, Tang Dingrui. Wu harus melakukan semua pekerjaan rumah setelah bekerja, dan karena pekerjaan luar, dia terlihat lebih tua dari usia sebenarnya.
"Ibuku buta huruf, sehingga dia tidak bisa membantu menyelesaikan PR putri saya. Juga Tang lahir dengan mata rabun dekat, tidak ada yang bisa merawatnya, jadi saya harus membawanya dengan saya setelah jam sekolah." Wu merasa bersalah pada putrinya.
![]() |
| Tang Dingrui di bantu Ibunya belajar Ipeopledaily.com.cn |
Selama istirahat, dia memeriksa putrinya beberapa kali dan kadang-kadang dia membaca buku dengannya.
Tapi Tang memiliki pikiran positif. "Ibuku tidak punya uang untuk mengobati mata saya, tapi dia membeli kacamata baru bagi saya setiap tahun," katanya riang.
Tang memiliki penjelasan lain mengapa ia melakukan pekerjaan di bawah lampu jalan, mengatakan "lampu jalan lebih terang dari pada lampu di rumah saya, dan ibu saya bisa menghemat pengeluaran listrik jika saya belajar di sini."
Semoga sukses Tang Dingrui
Minggu, 01 Desember 2013
cinta sehidup semati kisah cinta sehidup semati
cinta sehidup semati, kisah cinta sehidup semati - Bila cinta sehidup semati sekiranya hanya pernah dibaca di dongeng atau dilihat di film saja, percayalah bahwa itu ada. Itu nyata.

Adalah Katie Kirkpatrick dan Nick Godwin, pasangan yang masih sama-sama muda dan jatuh cinta. Namun, cinta mereka bukan hanya karena gairah remaja. Cinta mereka adalah cinta sejati, yang ditunjukkan lewat kesetiaan mereka satu sama lain, serta ketulusan dari dalam hati.
Suatu hari, tepat di hari Valentine tahun 2002, Katie didiagnosa mengalami tumor otak. Pun demikian, ia tetap bersemangat belajar dan melanjutkan studinya. Tak selang lama, setahun kemudian ternyata dokter menemukan bahwa tumor juga telah membungkus paru-parunya. Katie, tetap tak menyerah. Ia bahkan sempat berpartisipasi dalam kejuaraan balap sepeda Lance Armstrong, yang hasilnya dikumpulkan untuk mendanai organisasi peduli kanker.

courtesy izismile.com
15 Januari 2005, Katie genap berusia 21 tahun, dengan senyum dan optimisme di wajahnya, ia memutuskan menikah dengan pria yang dicintainya, Nick Godwin. Cinta mereka merekah sejak di bangku SMA, dan masih terus berlanjut tanpa ada yang bisa menghalanginya.
Saat itu Nick berusia 23 tahun, selalu setia menemani Katie dalam kondisi apapun. Bahkan saat harus berbaring di rumah sakit, Nick akan menjaganya semalaman tanpa peduli rasa lelah yang dirasakan setelah bekerja seharian. Tiga hari menjelang pernikahannya, Katie sempat terbaring di rumah sakit dan menjalani perawatan singkat. Kondisinya terlihat memburuk sampai ia harus memakai oksigen. Penyakit yang dideritanya perlahan menggerogoti setiap bagian tubuhnya.
Tibalah hari pernikahan itu. Mereka menikah di gereja Hazel Park, ditemani keluarga dan sahabat-sahabatnya. Sesekali tampak Katie merasa kelelahan dan menundukkan dirinya di kursi. Kondisinya yang lemah membuatnya harus memakai oksigen dan duduk di kursi roda sepanjang pesta pernikahannya. Nick, masih setia menemani dan menjaganya.
Tak terlihat ada kesedihan sedikitpun di mata mereka. Mereka berfoto, saling memeluk, mencium dan terlihat saling mencintai satu sama lain. Tak terlihat seperti pasangan yang sedang bersedih.

courtesy izismile.com
Lima hari setelah pernikahannya, Katie menghembuskan nafas terakhirnya. Tidak dikalahkan oleh penyakit kanker yang dideritanya. Tetapi ia justru telah membunuh penyakit itu. Ia berjuang menundukkan rasa sakit demi orang yang paling dicintainya. Hingga akhir hayat, cinta itu tetap kuat bersatu di dalam hati keduanya.
Semua ini terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan.
Ia adalah wanita yang tercantik di dunia Bagaikan sosok malaikat...
Ia seperti inspirasi bagi semua orang.
Ia tak pernah berhenti tersenyum,
tak peduli apapun yang terjadi padanya...
Tak peduli kabar buruk yang didengarnya...
Ia sosok wanita yang mendekati sempurna.
Ia adalah istriku,
Katie Kirkpatrick.
Dengan penuh cinta,
Adalah Katie Kirkpatrick dan Nick Godwin, pasangan yang masih sama-sama muda dan jatuh cinta. Namun, cinta mereka bukan hanya karena gairah remaja. Cinta mereka adalah cinta sejati, yang ditunjukkan lewat kesetiaan mereka satu sama lain, serta ketulusan dari dalam hati.
Suatu hari, tepat di hari Valentine tahun 2002, Katie didiagnosa mengalami tumor otak. Pun demikian, ia tetap bersemangat belajar dan melanjutkan studinya. Tak selang lama, setahun kemudian ternyata dokter menemukan bahwa tumor juga telah membungkus paru-parunya. Katie, tetap tak menyerah. Ia bahkan sempat berpartisipasi dalam kejuaraan balap sepeda Lance Armstrong, yang hasilnya dikumpulkan untuk mendanai organisasi peduli kanker.
courtesy izismile.com
15 Januari 2005, Katie genap berusia 21 tahun, dengan senyum dan optimisme di wajahnya, ia memutuskan menikah dengan pria yang dicintainya, Nick Godwin. Cinta mereka merekah sejak di bangku SMA, dan masih terus berlanjut tanpa ada yang bisa menghalanginya.
Saat itu Nick berusia 23 tahun, selalu setia menemani Katie dalam kondisi apapun. Bahkan saat harus berbaring di rumah sakit, Nick akan menjaganya semalaman tanpa peduli rasa lelah yang dirasakan setelah bekerja seharian. Tiga hari menjelang pernikahannya, Katie sempat terbaring di rumah sakit dan menjalani perawatan singkat. Kondisinya terlihat memburuk sampai ia harus memakai oksigen. Penyakit yang dideritanya perlahan menggerogoti setiap bagian tubuhnya.
Tibalah hari pernikahan itu. Mereka menikah di gereja Hazel Park, ditemani keluarga dan sahabat-sahabatnya. Sesekali tampak Katie merasa kelelahan dan menundukkan dirinya di kursi. Kondisinya yang lemah membuatnya harus memakai oksigen dan duduk di kursi roda sepanjang pesta pernikahannya. Nick, masih setia menemani dan menjaganya.
Tak terlihat ada kesedihan sedikitpun di mata mereka. Mereka berfoto, saling memeluk, mencium dan terlihat saling mencintai satu sama lain. Tak terlihat seperti pasangan yang sedang bersedih.
courtesy izismile.com
Lima hari setelah pernikahannya, Katie menghembuskan nafas terakhirnya. Tidak dikalahkan oleh penyakit kanker yang dideritanya. Tetapi ia justru telah membunuh penyakit itu. Ia berjuang menundukkan rasa sakit demi orang yang paling dicintainya. Hingga akhir hayat, cinta itu tetap kuat bersatu di dalam hati keduanya.
Semua ini terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan.
Ia adalah wanita yang tercantik di dunia Bagaikan sosok malaikat...
Ia seperti inspirasi bagi semua orang.
Ia tak pernah berhenti tersenyum,
tak peduli apapun yang terjadi padanya...
Tak peduli kabar buruk yang didengarnya...
Ia sosok wanita yang mendekati sempurna.
Ia adalah istriku,
Katie Kirkpatrick.
Dengan penuh cinta,
Jumat, 22 November 2013
Langganan:
Postingan (Atom)

